Sabtu, 05 April 2014

Pembangkit Listrik Dari Kalkun


     Assalamualaikum......
Temen-temen semua yang lagi baca blog ini,makasih lagi ya buat kalian semua yang udah mau menyempatkan waktu buat ngebaca post-an ini.
 kali ini aku mau ngepost sedikit info sains yang sumbernya dari buku IPA FISIKA yang ada di sekolahku (SMPN 5 TASIKMALAYA).
Awalnya sih gak ada niat buat ngepost yang kaya beginian  soalnya gak kepikiran hehehe... :D
Ceritanya tahun ini aku bakalan menghadapi UN (Ujian Nasional) yang katanya sih bakalan dilaksanakan pada tanggal 5-8 Mei . semoaga aku lulus dengan nilai yang mebanggakan ya...
Ihh pengen banget aku jadi siswi yang mendapatkan peringkat 1 UN  se-Indonesia, gak papa dehh..
Tapi masalahnya aku belum siap betul untuk menghadapi UN,apalagi  IPA.Oleh sebab itulah aku mulai mendalami lagi materi yang belum aku mengerti.
Ku baca satu persatu buku mata pelajaran IPA  dan saat membaca buku ini aku tertarik untuk membagikannya pada kalian semua.. o__O
Mau tau info nya??? Nih untuk kalian..
PEMBANGKIT LISTRIK DARI KALKUN
     Dengan sedikit sentuhan teknologi, kotoran kalkun dapat dijadikan bahan bakar pada salah satu pusat  pembangkit  tenaga listrik yang kini sedang dibangun  di Minnesota,AS.Pembangkit listrik dengan memakai kotoran kalkuntersebut mampu  menghasilkan energi bersih yang mampu memenuhi kebutuhan listrik bagi  55000 rumah. Selain itu, pembangkit  yang akan membakar  90%  kotoran kalkun ini  memiliki produk  sampingan yang bermanfaat berupa pupuk. Hal serupa juga telah dimanfaatkan oleh tiga pem,bangkit listrik  yang sebangun di Inggris, tapi masih dalam skala kecil. Sementara fasilitas di Minnesota ini adalah yang terbesar di dunia yang memanfaatkan kotoran unggas.
 Mengapa dipilih kotoran kalkun?? Menurut penelitian,ampas dan libah kalkun lebih baik digunakan sebagai bahan bakar dibandingkan kotoran babi atau sapi.”kotoran unggas adalah bahan yang lebih kering sehingga terbakar lebih baik”. Kata Charles Grecco, salah seorang yang terlibat dalam pembangunan PLTK ( Pembangkit Listrik Tenaga Kalkun). Pembangkit sebesar 55-watt ini direncanakan akan membakar 700.000 ton kotoran kalkun setiap tahun,dan menghasilkan pupuk sebagai produk sampingannya.
Dalam proses ini, fosfor dan nitrat dalam kotoran akan digunakan lagi,sehingga tidak mencmari air dalam wilayah tersebut .
 Nah bagaimana setelah membaca apakah kalian mengerti??
Jadi setelah membaca materi ini pengennya sih kalian semua bahkan seluruh rakyat Indonesia dapat mengembangkan dan mempraktekan pikiran dari Charles Grecco ini.
Karena di Indonesia juga terbilang cukup banyak unggas dan gak ada salahnya jugakan kalau kita mencoba untuk menuju perubahan yang efektif dengan memanfaatkan segala yang ada di sekitar kita tanpa mengganggu keseimbangan ekosistem alam.
Dan menurutku semua kotoran itu bau begitu pula dengan kotoran unggas ini . Mungkin dengan diadakan pembangkit listrik yang bersumber dari kotoran unggas ,kotoran  yang semuala bau bisa bermanfaat bagi kita semua.
Nah bagaimana tertarik bukan ??Semoga bisa menjadi pertimbangan bagi Indonesia yang lebih maju,Amiin....


Tidak ada komentar:

Posting Komentar